Hari Pangeran Kuhio
26 Maret, Rabu
Hawaii

Sejarah Hari Pangeran Kuhio
Pangeran Jonah Kūhiō Kalanianaʻole lahir pada 26 Maret 1871 dan merupakan keponakan Raja Kalākaua serta Ratu Liliʻuokalani. Setelah kejatuhan Kerajaan Hawaii dan aneksasi oleh Amerika Serikat, Kuhio menjadi suara penting bagi masyarakat asli Hawaii. Ia kemudian terpilih sebagai delegasi Hawaii di Kongres AS dan menjabat selama hampir dua dekade. Salah satu pencapaiannya yang paling penting adalah Undang-Undang Tanah Masyarakat Hawaii (Hawaiian Homes Commission Act) tahun 1921, yang bertujuan untuk mengembalikan tanah kepada orang-orang asli Hawaii.
Cara Perayaan
Hari Pangeran Kuhio diperingati dengan berbagai kegiatan budaya dan tradisional di seluruh Hawaii. Beberapa perayaan termasuk:
- Parade besar dengan tarian hula, musik Hawaii, dan kostum tradisional
- Festival budaya yang menampilkan seni, kerajinan, serta masakan khas Hawaii
- Upacara penghormatan di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Kuhio di Oahu
- Kontes kano dan kompetisi olahraga air yang populer di kalangan masyarakat Hawaii
Makna Hari Pangeran Kuhio
Hari libur ini tidak hanya mengenang jasa Pangeran Kuhio, tetapi juga menjadi momentum untuk merayakan dan melestarikan budaya serta identitas masyarakat asli Hawaii. Bagi banyak penduduk Hawaii, hari ini merupakan simbol perjuangan mereka dalam mempertahankan hak-hak yang diwariskan oleh leluhur mereka.
Seiring berjalannya waktu, Hari Pangeran Kuhio tetap menjadi hari yang dipenuhi dengan penghormatan dan kegembiraan, mengingat warisan serta dedikasi seorang pemimpin yang berjuang bagi rakyatnya.